Profil Pondok Pesantren Rafah

            Penyeleggaraan pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan generasi yang selama ini diidamkan oleh ummat dan masyarakat demi terbentuknya insan kamil. Penyeleggaraan pendidikan dan pengajaran merupakan tanggungjawab pemerintah, masyarakat dan kita semua untk mencetak kader generasi muda baik sebagai individu yang sholeh dan berakhlak karimah sehingga bisa menjadi generasi khoiru ummah. Persiapan tersebut tentu saja harus dilakukan sejak dini dan bersifat multidimensional yang mencakup aspek Imtaq, Iptek, mental dan skill.

            Dalam konteks itulah Pondok Pesantren Rafah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk berkhidmah kepada ilmu dan santri walau dengan kemampuan yang terbatas. Lembaga ini bernaung dibawah Yayasan Ar-Rahmah, didirikan pada tahun 1997 dan dipimpin oleh KH. Muhammad Nasir Zein, MA. dengan membawa misi melahirkan kader ulama intelek yang ‘alimin (berkiprah nyata) denan manhaj ahlussunnah wal jama’ah.

            Mulai tahun 2009-2010, Pondok Pesantren Rafah membuka kurikulum pendidikan Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (TMI) program Reguler / MTs dan MA dengan jenjang pendidikan 6 tahun untuk lulusan MI / SD, dan mulai tahun ajaran 2011-2012, dibuka program intensif / MA dengan jenjang pendidikan 4 tahun untuk lulusan SMP / MTs, didukung dengan program hafalan Al-Quran, kemampuan percakapan harian dengan Bahasa Arab dan Bahas Inggris serta praktek berorganisasi dan pengembangan kemampuan / skill lainnya.

            Alhamdulillah pada bulan Sya’ban 1432 H / Agustus 2011 M, Pondok Pesantren Rafah mendapatkan mu’adalah / persamaan dari Jami’ah Islamiyyah Al-Madinah Al-Munawwaroh (Universitas Islam Madinah). Dan pada tahun 2016, TMI Rafah mendapatkan SK Mu’adalah Mu’allimin dari Menteri Agama RI yang diserahkan langsung pada acara Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo pada tangga 31 September 2016.

            Dengan kurikulum TMI – Satuan Pendidikan Mu’adalah tersebut di atas diharapkan para santri bisa menjadi kader umat yang Qurani, bertafaqquh fiddin, menjadi ulama da’I dan da’I ulama, orientasi kemasyarakatan dan bisa melanjutkan jenjang pendidikan baik di dalam maupun di luar negeri dengan dasar nilai Qurani sehingga menjadi generasi khoiru ummah yang diharapkan.

LANDASAN PEMIKIRAN

“Dan hendaknya ada di Antara kamu segolongan umat menyeru kepada kebajikan, menyuruh yang ma’ruf dan mencegah yan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS Ali-Imron : 104)

“…niscaya Allah SWT. akan meniggikan orang-oran yang beriman diantara kamu dan orang-ornag yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah SWT. Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Mujadilah : 11)

“Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mu’min itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan diantara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatana kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.” (QS At-Taubah : 122)

VISI

  • Terbentuknya Generasi Qurani

MISI

  • Membentuk kader ulama yang amilin dengan aqidah yang benar dan berakhlak karimah.
  • Membentuk intelektual ulama dan ulama yang intelektual
  • Membentuk ulama da’I dan da’I ulama.